Wahai Muslimah Sudah Benarka Jilbab Anda?

6 02 2008

Jilbab sudah menjadi trend pakaian bagi masyarakat mulsim Indonesia saat ini, hampir disetiap tempat umum kita bisa menemukan wanita muslimah menggunakan jilbab apalagi dilingkungan kampus. Seiring dengan trend tersebut jenis, warna serta bentuk jilbab juga terus nambah sehingga ketika masih kuliah dulu teman-teman mengklasifikasikan para muslimah dalam dua kategori sebutan yaitu akhwat; wanita muslimah yang berjilbab gede serta ikhwit wanita muslimah yang berjilbab mini. 

Pada satu kesempatan setelah shalat isya berjama’a dimasjid kompleks perumahan, saya menyempatkan diri untuk turut serta mengikuti pelajaran tahsin alquran, pelajaran tahsin ini sebenarnya pelajaran rutin, hanya karena saya sering keluar kota sehingga tidak dapat mengikuti secara continue, padahal setelah mengikuti tahsin ini, jadi ketahuan kalau bacaan tajwid alquaran saya masih jauh dari sempurna, begitulah kira-kira pesan ustadznya sehingga dalam hati saya berdoa “Ya Allah Ya Rabbi, janganlah engkau lalaikan hambamu ini dengan urusan dunia sehingga lupa akan kewajiban untuk menuntut ilmu dien, dan mudahkanlah langkah hamba untuk selalu menuju majelis-majelis ilmu”. Kembali ke tema diatas, setelah salah satu peserta menyelesaikan membaca surat Al-Ahzab ayat 59, sejenak sang ustadz menghentikannya dan meminta salah satu dari kami untuk membacakan terjemahannya “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. kemudian ustadz tersebut juga meminta untuk mengecek definisi dari jilbab pada note dari alquran terjemahan tersebut “Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada”, selanjutnya ustadz tersebut bertanya kepada kami “setelah mengetahui definisi jilbab tersebut” apakah jilbab yang seperti ini (sambil melingkarkan kedua tangan dikepalanya) yang hanya menutupi kepala termasuk dalam defini jilbab yang telah dibacakan tadi, sesaat kami terdiam dan tersenyum entah apa maksudnya, kemudian ustadz melanjutkan pembicaraan “inilah realita masyarakat muslimah Indonesia saat ini, sebagian besar dari mereka menggunakan jilbab, tapi tidak sedikit dari mereka pula menggunakan jilbab yang hanya menutupi kepala, sungguh kasiankan perasaan hati sudah berbusana muslim akan tetapi masih jauh dari yang disyariatkan”. 

Wahai saudariku muslimah, ketahuilah bahwa keinginan anda untuk berjilbab adalah awal dari pintu hidayah serta kasih sayang Allah swt kepada ukhti sekalian, syukurilah serta sempurnakanlah dengan mengetahui serta mengamalkan ketentuan berbusana muslim yang sesuai dengan ketentuan syar’I, semoga kita semua termasuk dalam golongan hamba-hambanya yang selalu bertakawa dan megharapkan untuk melihat wajah-Nya  di yaumil akhir nanti seperti yang telah dijanjikan-Nya dan Allah swt adalah maha menepati janji. 

Wallahu a’lam bishawab.


Aksi

Information

One response

1 10 2009
Titik

Berjilbab memang kewajiban bagi wanita muslimah, tapi kalo sekarang kita liat banyak wanita2 berjilbab tapi hatinya belum tentu berjilbab juga. Jadi mana yg lebih baik, wanita berjilbab tapi hatinya tidak, atau wanita tidak berjilbab tapi hatinya berjilbab ?
Segala sesuatu butuh proses untuk menjadi lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: