EXCEL, APLIKASINYA BUAT ENGINEER CIVIL

8 02 2008

Rutinitas para civil engineer sejak kuliah sampai dengan bekerja adalah mendisain fasilitas infrastruktur, merefer pada buku “Introduction To Design For Civil Engineers” design memiliki beragam makna, design dapat berarti menghasilkan sesuatu yang nampak lebih indah, ada pula yang mengartikan sesuatu yang dapat dipergunakan secara maksimal atau sesuatu yang dihasilkan memiliki nilai jual.

Bagi civil engineers mendisain identik dengan perencanaan fasilitas infrastruktur dengan mempertimbangkan factor keindahan, fungsi, cost serta kenyamanan dalam menggunakan setelah fasilitas infrastruktur tersebut selesai dibangun. Untuk mencapai tujuan yang dimaksud diatas maka para civil engineers dituntut untuk melakukan perhitungan-perhitungan yang teliti dan detil termasuk didalamnya adalah perhitungan struktur.

Salah satu software yang sering digunakan oleh civil engineer dalam melakukan perhitungan-perhitungan yang kita kenal dengan calculation sheet data adalah microsof excel. Tentunya software yang berbasis spread sheet ini sangat familiar buat kita, tapi penggunaanya untuk aplikasi teknik sipil mungkin sebagian civil engineer belum familiar.

Salah satu kehandalan dari Excel ini adalah adanya facilitas macro yang berbasis bahasa pemrograman visual basic, sehingga kita bisa membuat program-program kecil untuk melakukan perhitungan yang interfacenya dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan kita sehingga begitu diprint sudah sekaligus menjadi laporan resmi.

Berikut ada beberapa contoh-contoh perhitungan structur yang berbasis excel yang dapat diunduh di www.migas-indonesia.net.

Iklan




Hati-Hati Dengan Pekerjaan Pemadatan Tanah Timbunan.

6 02 2008

Pekerjaan penimbunan merupakan pekerjaan yang selalu mengawali pelaksanaan sebuah project, dimana pekerjaan ini merupakan bagian dari pekerjaan land preparation disamping land clearing serta cut soil. Sepintas pekerjaan ini sepeleh, dan kenyataannya image para pekerja dilapangan menganggapnya demikian. Apa betul demikian? Apa sih susahnya melakukan pekerjaan pemadatan tanah timbunan? Tanah dihampar kemudian dipadatkan, beres… trus dimana sulitnya? Dan kenapa mesti hati-hati… 

Untuk menguraikan hal ini saya akan memulai dengan memaparkan pengalaman saya bulan kemarin sewaktu dimintai tolong salah seorang kawan untuk mendesign sejumlah pondasi pressure vessel dan facility lainnya pada satu unit oil processing plant. Saat pertama kali diberitahu bahwa rencana lokasi dari plant ini maka tanpa melihat data tanah yang ada saya sudah terbayang type pondasi dan estimate ukuran pondasinya (hal ini dikarenakan saya pernah mendesign oil processing unit yang sama disekitar lokasi tersebut). Tetapi disaat saya telah memperoleh data tanah dan akan memulai menghitung q.allowable dari tanah menggunakan formula Meyerhof, saya mulai sadar ada yang aneh dengan tanah ini sebab perkiraan saya data tanah disekitar lokasi tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah dilokasi sebelumnya yang juga dilakukan pekerjaan yang sama dimana kondisi tanahnya tergolong cukup baik, awalnya saya mengira jika perusahaan yang melakukan sondir ini salah dalam mengambil data, akan tetapi prasangka saya tersebut salah ketika pihak perusahaan tersebut penegaskan bahwa demikianlah hasil dari tes tanah tersebut. 

Kawan saya menambahkan kalau lokasi ini adalah lokasi timbunan, dengan kedalaman timbunan sekitar 8 m, kemudian saya cek grafik CPT nya, nilai qc tanah tegolong sebagai tanah sangat lunak dari elevasi 0.00 s/d -8.00, sama dengan ketinggian penimbunan kemudian pada elevasi tanah dibawah 8 meter nilai qc > 20 kg/cm2 dan ini termasuk tanah dengan daya dukung cukup bagus. 

Daya dukung tanah pada elevasi dibawah 8 meter ini sama dengan daya dukung yang seharusnya pada lokasi sekitar plant tersebut merujuk pada pengalaman saya sebelumnya. Beranjak dari data dan cerita yang ada dilapangan, saya berkesimpulan bahwa daya dukung tanah menjadi jelek karena proses penimbunan yang kurang sempurna atau dengan kata lain pekerjaan penimbunan ini tidak sesuai prosedur. 

Lho kok bisa terjadi? Gimana mekanisme kejadiannya? 

Kita ketahui bahwa daya dukung tanah ditentukan oleh faktor sudut gesek tanah serta faktor nilai kohesi tanah, hal ini bisa dilihat dari persamaan berikut yang digunakan untuk menghitug kapasitas tanah :

drawing2.jpg

Dari persamaan diatas terlihat bahwa daya dukung tanah merupakan faktor sudut gesek tanah dan kohesi. Trus apa korelasinya antara pekerjaan pemadatan dengan dua parameter tanah tersebut? Ya jelas berhubungan, dimana pemadatan tanah salah satunya dapat meningkatkan kuat geser tanah disamping juga akan meningkatkan kompresibiltas dan permeabilitas. 

Kalau begitu gimana caranya untuk mendapatkan kepadatan optimum? 

Untuk mendapatkan derajat kepadatan yang optimum banyak dipengaruhi oleh: jenis tanah, kadar air sewaktu pemadatan serta energi dan jenis pemadatan yang dilakukan. Untuk jenis tanah tidak menjadi concern saya dalam bahasan ini akan tetapi saya ingin menekankan pada kadar air sewaktu pemadatan serta energy dan jenis pemadatan yang dilakukan, apa yang salah dengan pekerjaan pemadatan pada proyek kawan saya yang telah saya ulas diatas? Pada saat pemadatan kondisi tanah kadar airnya lebih rendah bahkan terlalu tinggi dari kadar air optimum serta jumlah lintasan compactor saat melakukan pemadatan kurang dari yang disyaratkan sehingga kepadatan optimum yang diharapkan tidak tercapai. 

Trus apa akibat dari kesalahan pemadatan ini terhadap konstruksi selanjutnya? 

Type pondasi yang digunakan bergantung dari daya dukung tanah, seharusnya dengan daya dukung tanah sedang dan beban yang ditahan medium seharusnya type pondasi setempat sudah memenuhi, akan tetapi karena kondisi tanahnya jelek akibat kurang optimumnya pemadatan tanah makan pondasi yang digunakan adalah pondasi dalam, sehingga biaya pekerjaan pondasi menjadi lebih mahal, dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pondasi dalam lebih lama dari pada pondasi setempat. 

Kan bisa dipadati lagi tanahnya untuk menaikan daya dukung tanahnya? 

Efek dari compactor saat melakukan pemadatan hanya significant pada kedalaman kurang dari 50 cm, sehingga apabila dilakukan pemadatan kembali maka timbunan yang setinggi 8 meter tersebut harus dibongakar lagi, tentunya ini bukan pekerjaan mudah karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Sehingga berhati-hatilah dalam melakukan pekerjaan pemadatan, perhatikan parameter-parameter yang berpengaruh saat akan melakukan pemadatan, lakukan pemadatan layer by layer serta lakukan tes kepadatan pada setiap layer pemadatan dengan optimum kedalaman layer pemadatan adalah 30cm padat.





Merencanaan Pondasi Mesin

6 02 2008

Bekerja di sektor oil & gas memberikan banyak pengalaman baru buat saya, salah satunya adalah merencanakan pondasi mesin compressor (compressor adalah alat yang digunakan untuk mengcompress gas, dari tekanan rendah menjadi tekanan yang lebih tinggi sehingga bisa mengalir secara sendiri ke tempat pengolahan gas misal LNG plant). Pondasi mesin itu istimewanya apa sih pak? Trus apa bedanya dengan pondasi pada bangunan gedung atau pondasi jembatan yang telah diajarkan pas kuliah? Untuk analsisi kekuatan pondasi terhadap beban statis keduanya adalah sama, akan tetapi untuk analisis terhadap beban dinamis terdapat perbedaan. Perbedaannya apa?, Pada pondasi mesin beban dinamis yang bekerja selain beban gempa yang bersifat random juga harus cukup kuat terhadap unbalanced force dari gerakan mesin yang menimbulakan excitation force pada pondasi yang bersifat harmonic. Unbalanced force yang menimbulkan exitation force ujudnya seperti apa ya?. Exitation force ini dapat berupa gaya/moment angkat pada tiga sumbuh utama (sumbu-x, y, dan z). 

Untuk memahami efek dari excitation force ini terhadap pondasi tentunya terlebih dahulu saya akan jelaskan bagaimana mekanisme transfer beban exitation force dari mesin akibat unbalanced force ke pondasi. Akibat putaran mesin baik itu rotating maupun reciprocating akan menimbulkan unbalanced force yang nilainya merupakan fungsi sinusoidal dari waktu yang akan menginduce skid baja dudukan dari engine melalui hubungan baut, kemudian dari skid akan diteruskan ke pondasi melalui anchor bolt seperti gambar dibawah.

drawin1.jpg

Akibat excitation force ini, parameter apasaja yang harus dicheck sehingga pondasi tersebut dikatakan aman? Pondasi selain dicheck terhadap beban statis (check daya dukung tanah dan kekuatan beton), maka beberapa parameter dinamis yang harus dipastikan adalah rasio natural frekuensi putaran mesin terhadap natural frequensi dari blok pondasi harus lebih kecil dari 0.7 dan lebih besar dari 1.2 untuk menghindari terjadi resonansi disamping itu amlitudo displacement harus masih dalam batasan tolerasi yang dikeluarkan oleh manufaktur mesin tersebut. 

Secara umum terdapat empat type pondasi mesin yaitu : 1. block type, 2. Box type, 3. Wall type serta 4. frame type. 

Bersambung…………





Wahai Muslimah Sudah Benarka Jilbab Anda?

6 02 2008

Jilbab sudah menjadi trend pakaian bagi masyarakat mulsim Indonesia saat ini, hampir disetiap tempat umum kita bisa menemukan wanita muslimah menggunakan jilbab apalagi dilingkungan kampus. Seiring dengan trend tersebut jenis, warna serta bentuk jilbab juga terus nambah sehingga ketika masih kuliah dulu teman-teman mengklasifikasikan para muslimah dalam dua kategori sebutan yaitu akhwat; wanita muslimah yang berjilbab gede serta ikhwit wanita muslimah yang berjilbab mini. 

Pada satu kesempatan setelah shalat isya berjama’a dimasjid kompleks perumahan, saya menyempatkan diri untuk turut serta mengikuti pelajaran tahsin alquran, pelajaran tahsin ini sebenarnya pelajaran rutin, hanya karena saya sering keluar kota sehingga tidak dapat mengikuti secara continue, padahal setelah mengikuti tahsin ini, jadi ketahuan kalau bacaan tajwid alquaran saya masih jauh dari sempurna, begitulah kira-kira pesan ustadznya sehingga dalam hati saya berdoa “Ya Allah Ya Rabbi, janganlah engkau lalaikan hambamu ini dengan urusan dunia sehingga lupa akan kewajiban untuk menuntut ilmu dien, dan mudahkanlah langkah hamba untuk selalu menuju majelis-majelis ilmu”. Kembali ke tema diatas, setelah salah satu peserta menyelesaikan membaca surat Al-Ahzab ayat 59, sejenak sang ustadz menghentikannya dan meminta salah satu dari kami untuk membacakan terjemahannya “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. kemudian ustadz tersebut juga meminta untuk mengecek definisi dari jilbab pada note dari alquran terjemahan tersebut “Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada”, selanjutnya ustadz tersebut bertanya kepada kami “setelah mengetahui definisi jilbab tersebut” apakah jilbab yang seperti ini (sambil melingkarkan kedua tangan dikepalanya) yang hanya menutupi kepala termasuk dalam defini jilbab yang telah dibacakan tadi, sesaat kami terdiam dan tersenyum entah apa maksudnya, kemudian ustadz melanjutkan pembicaraan “inilah realita masyarakat muslimah Indonesia saat ini, sebagian besar dari mereka menggunakan jilbab, tapi tidak sedikit dari mereka pula menggunakan jilbab yang hanya menutupi kepala, sungguh kasiankan perasaan hati sudah berbusana muslim akan tetapi masih jauh dari yang disyariatkan”. 

Wahai saudariku muslimah, ketahuilah bahwa keinginan anda untuk berjilbab adalah awal dari pintu hidayah serta kasih sayang Allah swt kepada ukhti sekalian, syukurilah serta sempurnakanlah dengan mengetahui serta mengamalkan ketentuan berbusana muslim yang sesuai dengan ketentuan syar’I, semoga kita semua termasuk dalam golongan hamba-hambanya yang selalu bertakawa dan megharapkan untuk melihat wajah-Nya  di yaumil akhir nanti seperti yang telah dijanjikan-Nya dan Allah swt adalah maha menepati janji. 

Wallahu a’lam bishawab.