Apa Itu Perancangan Bangunan Gedung

25 10 2007

Makna dari proses perancangan struktur bangunan gedung berbeda bagi setiap orang. Sebagian orang mengartikan proses perancangan adalah menghasilkan suatu bangunan gedung yang nampak indah. Bagi sebagian lainnya diartikan membuat bangunan gedung yang dapat dipergunakan secara maximal dan ada pula yang mengartikan menghasilkan bangunan gedung yang memiliki nilai jual. Senyatanya, semua definsi diatas adalah benar. Proses panjang dan melelahkan guna mencapai suatu bangunan gedung yang diinginkan itulah yang disebut sebagai proses perancangan bangunan gedung.

picture1.pngSuatu proses perancangan bermula dari hal-hal yang mendasar serta persyaratan dari client sehingga dapat ditelurkan suatu hasil perancangan. Efek dari proses perancangan tidak berakhir pada tahap konstruksi tetapi kemudahan dalam penggunaan gedung, serta perawatan menjadi pertimbangan yang cukup berpengaruh dalam menghasilkan suatu rancangan karena hal inilah yang berimplikasi kuat kepada para clients atau pengguna.Dapat diringkaskan beberapa point penting guna menghasilkan rancangan bangunan gedung yang baik :

  1. Memenuhi semua permintaan client.
  2. Dapat berfungsi optimal
  3. Memiliki nilai jual
  4. Terdapat keseimbangan antara biaya modal dan biaya perawatan
  5. Mudah pelaksanaan pembangunannya, perawatannya serta pengoperasiannya.
  6. Terlihat indah.

Untuk menghasilkan suatu hasil rancangan yang memenuhi semua criteria yang disebutkan diatas tentunya tidaklah muda, sehingga guna kepraktisan dalam proses perancangan biasanya seorang perencana berusaha untuk mengkompromikan semua criteria tersebut tergantung client-nya, dimana setiap client memiliki kecenderungan yang berbeda terhadap masing-masing criteria tersebut.Dari penjelasan diatas perancangan dapat diartikan sebagai proses optimaslisasi dari semua aspect yang disyaratkan oleh client sehingga perlu diintegrasikan untuk menghasilkan sesuatu yang efisien, ekonomis dan indah (R.S. Narayan & A.W. Beeby, 2001).Adapun tahapan-tahapan dalam suatu project dapat diringkaskan sebagai berikut :

  1. Briefing
  2. Investigasi proyek
  3. Sketsa rancangan
  4. Planing consent
  5. Rancangan detail
  6. Gambar kerja
  7. Tender
  8. Constuction & Commisioning.

Sehingga bagaimana untuk menjadi perancang handal? Berikut beberpa tips :

  1. Pendidikan serta training yang cukup pada satu disiplin ilmu
  2. Kecakapan dalam bekerja team dengan disiplin ilmu yang lain
  3. Selalu mengupdate keilmuan melalui journal, literature buku serta aktif dalam perkumpulan professional.
  4. Meningkatkan kemampuan komunikasi, baik lisan, tulisan, menggambar serta elektronik.

Dari urain diatas dapat diketahui bahwa perancangan bukan sekedar perhitungan tegangan dan regangan dengan tingkat ketelitian yang cukup serta hasil yang pasti tetapi sesuatu yang lebih holistic, kreatif serta pencapaian kepuasan.

Iklan




Civil Engineer Bekerja Sebagai Rigging Engineer

23 10 2007

compressor-tgl-110907-034.jpg 

Gambar diatas menunjukan aktifitas rigging onshore untuk pemasangan satu unit pressure vessel (scrubber) dengan total weight 32 ton pada pondasi yang telah disiapkan sebelumnya untuk salah satu project yang saya tangani tahun ini. Rigging onshore maksudnya apa? Rigging ohshore adalah aktifitas lifting yang dilakukan didarat, apabila aktifitas tersebut dilakukan dilepas pantai maka dikenal dengan rigging offshore.

Sebelum pekerjaan diatas kami lakukan, maka terlebih dahulu disusun suatu procedure yang dikenal dengan rigging plan procedure, Procedure ini disusun oleh seorang engineer yang dikenal dengan rigging engineer. Rigging procedure meliputi apa saja? Rigging procedure meliputi tahapan-tahapan pekerjaan yang akan dilakukan yang dituangkan dalam gambar dan tulisan pada satu aktifitas pengangkatan material atau peralatan dengan beban yang cukup berat

 foto016.jpg  

Gambar diatas merupakan cotoh rigging plan untuk pengangkatan pressure vessel, rigging plan ini menunjukan crane sebagai alat angkat diposisikan sedemikian rupa sehingga bisa menjangkau peralatan atau benda yang akan diangkat serta meletakaanya pada pondasi yang telah disiapkan. Yang perlu diperhatikan saat membuat rigging plan meliputi :

1. Space yang tersedia sehingga crane sebagai alat angkat dapat melakukan swing serta bergerak maju mundur.

2. Radius dari crane terhadap center of gravity material yang akan diangkat, hal ini berkaitan dengan capasitas dari crane tersebut.

3. Menentukan ukuran sling serta sackle yang akan digunakan, Penentuan ukuran ini didasarkan pada data sheet yang dikeluarkan oleh manufactur sling atau sackle tersebut.

4. Melakukan pengechekan terhadap daya dukung tanah terhadap beban dari crawler crane.

 foto011.jpg 

Siapa sih rigging engineer ini? sekolahnya dimana?, Seorang civil engineer dapat menjadi rigging engineer dengan berbekal ilmu mekanika rekayasa dasar, mekanika tanah, kemampuan membaca load chart capacity dari crane serta data sheet dari sling dan sackle.