Hati-Hati Dengan Pekerjaan Pemadatan Tanah Timbunan.

6 02 2008

Pekerjaan penimbunan merupakan pekerjaan yang selalu mengawali pelaksanaan sebuah project, dimana pekerjaan ini merupakan bagian dari pekerjaan land preparation disamping land clearing serta cut soil. Sepintas pekerjaan ini sepeleh, dan kenyataannya image para pekerja dilapangan menganggapnya demikian. Apa betul demikian? Apa sih susahnya melakukan pekerjaan pemadatan tanah timbunan? Tanah dihampar kemudian dipadatkan, beres… trus dimana sulitnya? Dan kenapa mesti hati-hati… 

Untuk menguraikan hal ini saya akan memulai dengan memaparkan pengalaman saya bulan kemarin sewaktu dimintai tolong salah seorang kawan untuk mendesign sejumlah pondasi pressure vessel dan facility lainnya pada satu unit oil processing plant. Saat pertama kali diberitahu bahwa rencana lokasi dari plant ini maka tanpa melihat data tanah yang ada saya sudah terbayang type pondasi dan estimate ukuran pondasinya (hal ini dikarenakan saya pernah mendesign oil processing unit yang sama disekitar lokasi tersebut). Tetapi disaat saya telah memperoleh data tanah dan akan memulai menghitung q.allowable dari tanah menggunakan formula Meyerhof, saya mulai sadar ada yang aneh dengan tanah ini sebab perkiraan saya data tanah disekitar lokasi tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah dilokasi sebelumnya yang juga dilakukan pekerjaan yang sama dimana kondisi tanahnya tergolong cukup baik, awalnya saya mengira jika perusahaan yang melakukan sondir ini salah dalam mengambil data, akan tetapi prasangka saya tersebut salah ketika pihak perusahaan tersebut penegaskan bahwa demikianlah hasil dari tes tanah tersebut. 

Kawan saya menambahkan kalau lokasi ini adalah lokasi timbunan, dengan kedalaman timbunan sekitar 8 m, kemudian saya cek grafik CPT nya, nilai qc tanah tegolong sebagai tanah sangat lunak dari elevasi 0.00 s/d -8.00, sama dengan ketinggian penimbunan kemudian pada elevasi tanah dibawah 8 meter nilai qc > 20 kg/cm2 dan ini termasuk tanah dengan daya dukung cukup bagus. 

Daya dukung tanah pada elevasi dibawah 8 meter ini sama dengan daya dukung yang seharusnya pada lokasi sekitar plant tersebut merujuk pada pengalaman saya sebelumnya. Beranjak dari data dan cerita yang ada dilapangan, saya berkesimpulan bahwa daya dukung tanah menjadi jelek karena proses penimbunan yang kurang sempurna atau dengan kata lain pekerjaan penimbunan ini tidak sesuai prosedur. 

Lho kok bisa terjadi? Gimana mekanisme kejadiannya? 

Kita ketahui bahwa daya dukung tanah ditentukan oleh faktor sudut gesek tanah serta faktor nilai kohesi tanah, hal ini bisa dilihat dari persamaan berikut yang digunakan untuk menghitug kapasitas tanah :

drawing2.jpg

Dari persamaan diatas terlihat bahwa daya dukung tanah merupakan faktor sudut gesek tanah dan kohesi. Trus apa korelasinya antara pekerjaan pemadatan dengan dua parameter tanah tersebut? Ya jelas berhubungan, dimana pemadatan tanah salah satunya dapat meningkatkan kuat geser tanah disamping juga akan meningkatkan kompresibiltas dan permeabilitas. 

Kalau begitu gimana caranya untuk mendapatkan kepadatan optimum? 

Untuk mendapatkan derajat kepadatan yang optimum banyak dipengaruhi oleh: jenis tanah, kadar air sewaktu pemadatan serta energi dan jenis pemadatan yang dilakukan. Untuk jenis tanah tidak menjadi concern saya dalam bahasan ini akan tetapi saya ingin menekankan pada kadar air sewaktu pemadatan serta energy dan jenis pemadatan yang dilakukan, apa yang salah dengan pekerjaan pemadatan pada proyek kawan saya yang telah saya ulas diatas? Pada saat pemadatan kondisi tanah kadar airnya lebih rendah bahkan terlalu tinggi dari kadar air optimum serta jumlah lintasan compactor saat melakukan pemadatan kurang dari yang disyaratkan sehingga kepadatan optimum yang diharapkan tidak tercapai. 

Trus apa akibat dari kesalahan pemadatan ini terhadap konstruksi selanjutnya? 

Type pondasi yang digunakan bergantung dari daya dukung tanah, seharusnya dengan daya dukung tanah sedang dan beban yang ditahan medium seharusnya type pondasi setempat sudah memenuhi, akan tetapi karena kondisi tanahnya jelek akibat kurang optimumnya pemadatan tanah makan pondasi yang digunakan adalah pondasi dalam, sehingga biaya pekerjaan pondasi menjadi lebih mahal, dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pondasi dalam lebih lama dari pada pondasi setempat. 

Kan bisa dipadati lagi tanahnya untuk menaikan daya dukung tanahnya? 

Efek dari compactor saat melakukan pemadatan hanya significant pada kedalaman kurang dari 50 cm, sehingga apabila dilakukan pemadatan kembali maka timbunan yang setinggi 8 meter tersebut harus dibongakar lagi, tentunya ini bukan pekerjaan mudah karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Sehingga berhati-hatilah dalam melakukan pekerjaan pemadatan, perhatikan parameter-parameter yang berpengaruh saat akan melakukan pemadatan, lakukan pemadatan layer by layer serta lakukan tes kepadatan pada setiap layer pemadatan dengan optimum kedalaman layer pemadatan adalah 30cm padat.

About these ads

Aksi

Information

43 responses

10 03 2008
dodo

mo tanya pak..
klao melakukan pemadatan yang water content-nya terlalu tinggi, yang paling efisien diapakan?

11 03 2008
badaruddin

Pak Dodo,

Yang namanya pemadatan harus dilakukan pada kondisi kadar air optimum, sehingga jika kadar airnya terlalu tinggi maka sebelum dipadatkan kadar airnya harus diturunkan dulu, misalnya jangan melakukan pemadata setelah selesai huja, tunggu kering dulu dan kadar airnya sudah optimum dan apabila kadar airnya kerendahan, maka dapat disiram dulu sebelum dipadatkan.

semoga membantu mencerahkan.

salam
badar

26 04 2008
Ridho

Ass,
Pak Badar,saya pernah melakukan sand cone test dan yang saya ingin tanyakan pada hasil percobaan tersebut,untuk mencapai dry density lapangan justru pada saat nilai kadar air jauh dari nilai kadar air optimum pemeriksaan lab,untuk diketahui hasil pemeriksaan di lab didapatkan nilai kadar air optimum 20 % dengan nilai Dry density max 1,71,sedangkan dari percobaan dilapangan untuk mendapatkan nilai 90% dari nilai dry density max didapat pada saat kadar air 9%-12%. mohon penjelasannya. Terima kasih
Wass.

14 05 2010
rahmatriyadi

saya ingin coba membantu permasalahan pak ridho,, pengujian pemadatan di laboratorium terbagi 2 jenis yaitu standar proktor dan modified proktor. masing2 pengujian dilakukan dengan energi pemadat yg berbeda. untuk standar proktor, energi pemadat lebih kecil dari modified proktor (dengan volume tanah yg sama). jenis pemadatan standar proktor akan menghasilkan dry density max yg lebih kecil dibandingkan dengan dry density max yg dihasilkan dari uji modified proktor. dan nilai OMC yg dihasilkan oleh standar proktor akan lebih besar dari nilai OMC yg dihasilkan oleh uji modified proktor. dari teori di atas saya menyimpulkan tanah timbunan pk ridho diuji dgn standar proktor tetapi pd saat pelaksanaan pemadatan dilapangan dilakukan dengan menggunakan vibrator roller yg setara dengan energi pemadat modified proktor sehingga hasilnya berbeda. saran saya, jika pengujian pemadatan standar proktor dilakukan maka alat pemadat dilapangan harus disesuaikan dgn besarnya energi pemadat dr standar proktor agar hasilnya tidak berbeda jauh.

30 04 2008
Ridho

Ass,
pak badar saya tunggu jawabannya,terima kasih
Wass

6 06 2008
sulis

Aslm,

Ikut discuss ya !
Pak Ridho, bagaimana dengan kadar air 20 %, apakah sudah dilakukan percobaan di lapangan? kalau belum, berarti masih ada kemungkinan kepadatan akan naik, dari 90 % menjadi mendekati 100 % jika kadar air mendekati OMC nya.
Ada faktor lain yang cukup berpengaruh, yaitu homogenitas tanah di lapangan lebih sulit tercapai daripada di laboratorium (baik komposisi tanah, sistem pemadatan maupun kadar airnya).
Pada saat pengujian tanah untuk menentukan OMC, kondisinya jauh lebih ideal daripada kondisi tanah di lapangan : tanah homogen, kadar air relatif homogen dan pemadatan merata. Bagaimana dengan kondisi di lapangan ? hal tersebut sulit tercapai.

Salam,
Sulis.

9 06 2008
arif

ass.
pak badar

menarik ulasan bapak mengenai kepadatan tanah, boleh tanya pak, gimana sebaiknya kepadatan tanah untuk konstruksi container yard dengan beban optimum sd 35 ton berat container, mohon bantuannya, klo bisa dengan konstruksi landasannya….
saya rencana menggunakan pavin block K400, bgm dng subbase n basenya pak,
terima kasih atas idenya…

salam
arif

9 06 2008
badaruddin

Alaikumsalam warahmatullahi wabarakatu,

Pengalaman saya untuk konstruksi dock untuk meletakan alat-alat berat termasuk container terdapat dua hal yang harus diperhatikan yaitu stabilitas tanah serta penurunan. Adapun beberapa metode perbaikan tanah yang sering dilakukan untuk memperbaiki kualitas tanah sub-grade adalah:
1. Melakukan penimbunan secara bertahap, dimana tinggi penimbunan pertahap maksimum << 5 x c / gamma x Sf.
2. Memasang vertical drain atau konstruksi yang memiliki fungsi semisal seperti gravel column guna mempercepat penurunan tanah.

Apabila yard tersebut dibangun diatas tanah expansif, maka sebaiknya tanah expansif tersebut diganti dulu atau diperbaiki dengan menambahkan semen atau kapur guna menurunkan nilai kembang susut dari tanah tersebut.

Setelah kualitas tanah subgrade sudah dipastikan bagus baik dari segi stabilitas maupun penurunan, maka selanjutnya anda bisa mendesign perkersan diatasnya seperti perkerasan jalan baik itu flexible pevement atau rigin pevement.

Apabila anda menggunakan perkerasan dari paving block maka sebailnya anda membuat lapisan sub base corse serta base corse denga ketebalan tertentu dengan kepadatan maximum 98% dry density baru setelah itu paving block dipasang.

Semoga sedikit membantu.

salam
badar

20 08 2008
yan ferdian

Tulisan yang bagus dan mudah dimengerti, saya belum sempat banyak komentar. Insya Allah ada waktu luang disambung. Sukses selalu

26 08 2008
badaruddin

Pak Yan,

Terimakasih telah berkunjung dan memberi koment diblog saya, semoga bisa memberikan secercah mamfaat.

salam

23 09 2008
Datyo

Salam kenal pak Badar,
Saat ini saya akan melakukan perbaikan tanah urugan 2,5 km dari tepi pantai Gresik. Sehingga lokasinya ada di laut. sisi selatan dermaga, sisi barat dan utara adalah laut. Kami akan memasang storage tank dengan beban 20,000 ton. Karena ada di laut maka penurunan tanah sangat tinggi, Untuk tangki yang ada disebelah lokasi kami sudah mengalami penurunan 5-10 cm, padahal baru diurug 3 bulan yang lalu. Melihat ini kami akan menggunakan Vertikal drain untuk mempercepat pemadatan, akan tetapi ternyata biayanya sangat mahal. Apakah ada cara lain untuk melakukan pemadatan selain dengan cara prefabricated vertical drain ini pak..
tujuannya sih untuk ngirit biaya…
Terima kasih….

26 09 2008
Misty

Assalamualaikum wr wb,

Salam kenal Pak Badar.
saya mahasiswa teknik sipil mendapatkan tugas mengenai perbaikan tanah dengan pemadatan. Yang ingin saya tanyakan apakah bapak memiliki gambar atau video kalau bisa tentang proses pemadatan tanah dan metoda perhitungannya serta metode konstruksinya.

Terima kasih atas bantuannya.
wassalamualaikum

26 09 2008
badaruddin

Alaikumsalam Misty,

Kalau video saya tidak punya, tapi saya ada sejumlah materi training tentang hal ini yang dilengkapi foto, mungkin bisa sedikit menambah referensi anda, insyaAllah akan saya up-load setelah lebaran ya, soalnya sudah mau cuti.

Metode perhitungan untuk pekerjaan penimbunan tidak ada yang spesial, kecuali membatasi penimbunan layer per layer, seperti yang jelaskan pada tulisan ini serta pembatasan tinggi kritis penimbunan pada tanah lunak agar tidak terjadi kegagalan pada daya dukung tanah dasarnya, dimana:

hkritis = 5C / (gamma x SF), dimana c = nilai kohesi tanah, gamma = berat satuan volume tanah.

salam
badar

6 10 2008
badaruddin

Assalamu’alaikum Misty,

Silakan download satu file tentang perbaikan tanah lunak di link berikut http://ifile.it/1lhrap6

salam
badar

25 10 2008
oka

selamat siang pak badar saya punya pekerjaan pengurukan lahan eks tambak dengan kedalaman 1.80 cm luas +/- 1 ha rencana saya akan saya pakai sistem pengurukan dengan ketebalan masing2 layer 60 cm dengan kepadatan memakai vibro roller. berapa tonase vibro dan kecepatan berapa agar kepadatan bisa maksimal. untuk diketahui lahan tersebut akan dibangun bangunan bertingkat 5. terimakasih saya tunggu jawabannya di e-mail

28 10 2008
badaruddin

Dear Oka,

Yang sering kami lakukan untuk mendapatkan kepadatan maximum saat melakukan penimbunan dengan melakukan trial & error untuk mengetahui jumlah passing dari vibro roller, dimana type vibro roller sudah fix dengan medium speed. Saat melakukan trial & error ini kadar air dari tanah dibuat optimum yang diperoleh dari hasil pengujian dilab.

salam
badar

28 10 2008
oka

Terima – kasih sebelumnya atas jawabannya. ada yang saya ingin tambahkan material urugan dari sirtu dan kondisi lahan tambak sudah dikeringkan dalam jangka waktu +/- 6 bulan dan vibro roller dengan bobot 25 ton. Tolong beri kami masukan sesuai dengan pengalaman yang pernah bapak laksanakan. Terima kasih

13 11 2008
shandi

salam hormat,
saya punya tahan bekas lahan persawahan rencananya lahan itu akan saya uruk dengan ketinggian 50 cm dari badan jalan luas tanah saya 3,2 hektar. pertanyaan saya berapa banyak (dalam hitungan kubik) tanah yang saya perlukan guna pengurukan tersebut. mohon bantuannya, terima kasih.

13 11 2008
shandi

pak, mohon masukan jawabannya di email, terima kasih

18 11 2008
Nancy

Dear Pak Badar,
numpang nimbrung nech pak
Saya ada project untuk membuat slope protection untuk dike
agar tanah nya tidak longsor dan masuk ke facility

kira-kira selain slopenya di paving block, jika dikasih lean concrete
cukup kuat gak yach pak untuk mengcoper dinding slopenya? panjang kemiringannya kira2 1.5 m

atau ada ide konstruksi lain untuk mengcover atau slope pretection sebaiknya pakai apa?

terima kasih buat bantunnya
salam
Nancy

18 02 2009
yosi

salam kenal, Pak
terima kasih pak atas ulasannya mengenai pemadatan tanah
saya sedang mengerjakan skripsi mengenai pemadatan tanah
pemadatan tanah di lapangan yang diinginkan untuk ta sy sekirar 80%-90%
(sangat tinggi mengingat potensi likuifaksi di daerah tersebut)
yang ingin saya tanyakan adalah mengenai cara pemadatan tanah yang sesuai untuk kondisi ini
saya memilih menggunakan vibroflotation apakah ini cukup efisien dan dapat memenuhi kebutuhan pemadatan lapangan?
yang kedua
pemadatan tanah ini dilakukan di bawah dan di atas muka air
di bawah muka air +/- 16 m dan di atas muka air 4,5 m
apakah ada perbedaan proses pemadatan tanah untuk di atas dan di bawah muka air? kalau memang ada bagaimana untuk pemadatan tanah di atas muka air? apakah cukup untuk menggunakan alat2 pemadatan standar saja?
yang ketiga
apakah ada perhitungan untuk mengetahui jarak stone column minimum agar mendapatkan hasil seperti yang diinginkan?
untuk tambahan saya menggunakan tanah pasir untuk timbunan tersebut

terima kasih
-yosi-

14 07 2009
Sani

Kawan saya menambahkan kalau lokasi ini adalah lokasi timbunan, dengan kedalaman timbunan sekitar 8 m, kemudian saya cek grafik CPT nya, nilai qc tanah tegolong sebagai tanah sangat lunak dari elevasi 0.00 s/d -8.00, sama dengan ketinggian penimbunan kemudian pada elevasi tanah dibawah 8 meter nilai qc > 20 kg/cm2 dan ini termasuk tanah dengan daya dukung cukup bagus.

Note : apa tidak terbalik mas.. tanah lunak menimbuni tanah dengan bearing capacity yang bagus…karena dengan ketinggian timbunan 8 m mungkin kah itu Preloading atau surchage loading dimana biasanya cara ini dilakukan untuk mempercepat proses konsolidasi serta menggantikan lapisan tanah lunak dengan timbunan dengan pemadatan yang cukup baik untuk memperoleh bearing capacity yang direncanakan.
karena biasanya dari interpretasi data CPTU daya dukung lapisan timbunan memberikan nilai yang bagus di banding dengan lapisan tanah lunak…

ok mohan maaf bila ada statement yang salah

salam.

5 01 2010
nofalin

met siang pak, saya mau tanya seputar pemadatan maksimum dengan metode compaction, ini merupakan tugas akhir saya, yang saya perlukan saat ini adalah nilai standar yang telah di tentukan unutk nilai compaction pada landasan lapngan terbang, saya sangat butuh sekali sebagai perbandingan hasil pengujioan lab saya

3 03 2010
febri

Asalamualikum..wr..wb..
Maaf sebelumnya pak, saya jadi tertarik nimbrung neh, semoga ada kecerahan dalam pengambilan keputusan dilapangan, saya sedang melakukan peninbunan / reklamasi pantai seluas 23 ha, tinggi timbunan rata 3 m dari dasar (lapis dasar), dilakukan pemadatan layer per layer (30 cm) perencanaan diatas timbunan tersebut akan didirikan bangunan untuk kebutuhan yard development (Workshop), apa langkah saya selanjutnya agar dapat mengetahui apakah hasil timbunan saya tersebut sudah memenuhi kretaria teknis penimbunan dan pemadatan…
Sekian dan terima kasih atas waktu dan kesempatan ini pak…
Wassalamualaikum..wr.wb

24 05 2010
alung

Menyambung pendekatan rumus , hkritis = 5C / (gamma x SF), dimana c = nilai kohesi tanah, gamma = berat satuan volume tanah. berapakah besaran SF (Safety Factor) atau adakah buku referensi untuk formula ini? terima kasih..

21 07 2010
Mayhendra Panjaitan

Halo Bapak…
saya mau tanya, saat ini saya sedang mengawasai pekerjaan pemadatan tanah. Apa saja jenis tanah yang baik untuk pemadatan tanah? kemudian, bagaimana melakukan test kepadatan tanah langsung dilapangan tanpa melalui test laboratorium? Dan yang terakhir, bagaimana mengetahui kadar optimum tanah secara test lapangan?
Terimakasih…

4 10 2010
sultryanti

that good…

29 11 2010
Gada Bina Usaha

Terimakasih pak Artikelnya..tambah wawasan..perkenalkan kami Gada Bina Usaha suplier Produk Karet Konstruksiuntuk jembatan dan dermaga.
Sukses pak….

16 04 2011
Wawan

pak ,, kalau tanah dasar timbunan berupa tanah pasir lepas…
bagaimana menentukan tinggi kritisnya?

9 06 2011
rudi

ass. pak…pak saya mau tanya..saya sekrang lagi melakukan penimbunan dengan menggunakan material tanah. tanah yang digunakan mempunyai harga dry density 1.83 gr/cm3…dan w optimumnya 15%..saya mendapatkan itu dengan mengunakan standart proctor pak…tetapi setelah saya lakukan tes sandcone lapangan terhadap tanah yang sudah di padatkan didapat derajat kepadatannya >100%…(105%, 104%)..pertanyaan saya…apakah hasil dari derajat kepadatan yang bsar dari 100 % itu salah ( wajar ga ) pak…menurut saya, segala sesuatu yang lebih padat diatas 100% itu tidak ada…saya tunggu penjelasannya ya pak..thank..

26 05 2012
jhona

Masalah anda sama dengan masalah saya saat ini mas… saya baru saja memulai dibidang pengetesan tanah, mohon di bantuanya…
apakah anda sudah mendapat jawaban atas permasalahan tersebut.?

27 07 2011
ferdy sh

halo…mw tanya cara menghitung kubikasi yg harus ditimbun dalam suatu pondasi?tks

30 09 2011
idham

Assalamualaikum wr.wb..
semoga sehat selalu…
Pak bagai mana resiko susut penimbunan dan pemadatan pada dasar pasir di timbunan runway … dan beri saran agar resiko seminimal mungkin..
sebelumnya saya berterima kasih.. maju terus dalam ilmu pengetahuan dan pekerjaan .
salam .. idham

4 10 2011
reza fahlevi

ass..pak !!! salam knal dari saya..reza .f.
oiya pak saya mau tanya nieh, apa yg dmaksud dngan pemadatan perlayer, trus knapa meski 8 kali lintasan oleh compactor, knapa ga harus 6 atau 7..!!! maksud dan tujuannya tu apa ya pak…????
terima kasih…

11 09 2012
Diarto

Perkenalkan sy diarto…saya berencana mengurug tanah saya sebelum dilakukan pondasi dengan maksud agar bangunan rumah lebih tinggi dari jalan raya. Berhubung hanya rumah dan saya juga sangat awam dimana saat ini baru baca2 alat2 n teknik pemdatan, poin apa yng hrs dilakukan u keamanan pondasi kelak?

18 09 2012
syafi

salam kenal pak, artikelnya bagus sekali
mau tanya pak bagaimana cara menghitung daya dukung tanah pada tanah timbunan, apakah nilai sudut geser dan c nya memakai tanah aslinya atau kita menggunakan data tanah asli aja yang ada dibawahnya? atau sebaiknya kita melakukan uji tanah lagi dengan untuk mengetahui data tanah timbunan yang berupa sirtu ?
adakah rumus perhitungan daya dukung tanah dengan memakai data CBR untuk bangunan rumah bertingkat dengan memakai pondasi setempat?,
terimakasih mohon infonya

30 09 2012
kamto

saya mau nanya sebenarnya untuk pemadatan material sirtu itu CBR 95% sama 100% itu berapa agar di peroleh kepadatan yang maksimum. dan apa aja yang diperlu di perhatikan dalm masalah uji laboratorium material sirtu agar material tersebut memenuhi syarat untuk pemadatan

2 09 2013
erick budhi a

kenapa dilakukan uji kepadatan dan urugan tanah?

19 09 2013
ardiankarimun

salam pak badar mw nanya nih, saya mmg awam masalah penimbunan tanah, tp krna ilmu itu pnting, saya mw nanya, di perusahaan saya kan mau membuat shipyard pak, jd cara untuk menimbun tanah dengan kepadatan yg smpurna itu gmna pak, kalo ga salah kedalaman 5 meter pak, tolong pnjelasannya pak, pake bahasa sderhana saja ya pak biar mudah saya mengerti,,

trima kasih pak,
jawabannya emailkan ke saya aja pak, karimunard@gmail.com
ditgu ya pak….

23 09 2013
Eko

Slm kenal smua, bagaimana ya cara pengujian sandcone basecourse/dustone.. Dan rumus perhitunganya..? Tlg jwbnya..

9 02 2014
Idam Latjau

Assalamualaikum pak.
saya mau tanya. pengujian pemadtan Laboratorium ada 2 macam, yaitu standart dan modified. jenis pemadatan apakh yang digunakan untuk melakukan designe mix formula (DMF) apabila material/sampel tersebut digunakan untuk penimbunan reklamasi pantai yang nantinya diperuntukan pembangunan ruko dan hotel. terima kasih.

10 03 2014
AKH RAHMADI

Assm Wr Wb, bagaimana pak untuk memadatkan tanah di lokasi rawa untuk membuat stokfile, berapa jumlah perhitungan urukan tanah

22 09 2014
ali nathan

Pak Badaruddin ,salam kenal ,saya ali nathan ali @ptddu.com..bisa saya dapat email pribadi bapak untuk diskusi technology soil stabiliser untuk dapat meningkatkan daya dukung tanah dengan menggunakan technology kimia cair dan powder

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: